BUKA PUASA YANG BAIK
Tuesday, May 7, 2019
Add Comment
Dalam hal ibadah tentunya kita harus memperhatikan tuntunan yang telah di ajarkan dalam islam, termasuk berbuka puasa.
Buka puasa (bahasa arab: Iftar) adalah hal yang sangat
ditunggu-tunggu seorang muslim ketika menjalankan ibadah puasa, dimana seseorang yang berpuasa telah di bolehkan untuk makan dan minum. Berbuka
puasa juga merupakan hal yang harus disegerakan ketika saatnya telah
tiba dan menjadi tanda kesempurnaan ibadah puasa seoarang muslim. Alangkah baiknya jika kita mencontohkan apa telah dilakukan Rasulullah SAW dalam berbuka puasa sehingga keberkahan puasa kita terasa lebih lengkap.
Perintah berbuka puasa
Perintah untuk berbuka puasa dapat di lihat dari ayat dan hadist berikut:
"... Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam..." (QS. Al-Baqarah: 187)
لَا تَزَالُ أُمَّتِيْ بِخَيْرٍ مَا أَخَرُّوْا السَّحُوْرَ وَعَجَّلُوْا اْلفِطْرَ
“Umatku senantiasa berada dalam kebaikan jika mereka menyegerakan buka dan mengakhirkan sahur”. (HR. Ahmad).
Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka.” (HR. Bukhari, Muslim, At- Tirmidzi)
“Agama ini akan selalu jaya selama orang-orang menyegerakan buka puasa, karena Yahudi dan Nashrani mengundurkannya.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)
Waktu berbuka puasa
"... Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam..." (QS. Al-Baqarah: 187)
“Jika malam menjelang di sini dan siang pergi di sini, dan matahari terbenam, maka orang yang berpuasa hendaknya berbuka”. (HR. Bukhari, nomor 1954, Muslim, 1100)
Dari potongan ayat dan hadits di atas dapat simpulkan bahwa berbuka puasa adalahsesuatu yang harus disegerakan, dan waktu berbuka puasa adalah tenggelamnya matahari (bulatan matahari telah hilang) atau sesaat sebelum waktu shalat magrib.
Do’a berbuka puasa
Ada 2 bacaan do’a yang bisa dibaca seorang muslim yang akan berbuka puasa, yaitu:
- اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
"Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR. Bukhari & Muslim)
- ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
"Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah." (HR. Abu Dawud)
Menu berbuka puasa Rasulullah SAW
“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air”. (HR. Abu Dawud 2356, Ad-Daruquthni 240, Al-Hakim 1576)
Mengapa Rasulullah SAW memilih berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah), tamr (kurma kering) atau dengan air putih? Bukankah selama menahan lapar dari terbit fajar hingga terbenam sangat menguras energi tubuh sehingga tubuh memerlukan makanan yang seharusnya mengembalikan energi tubuh?
Dalam keadaan perut kosong, liver (hati) tidak dapat pasokan makan dari perut sehingga tidak dapat pula mensuplai energi ke seluruh sel-sel tubuh. Unsur gula yang tinggi pada kurma serat larut dan asam amino sangat di sukai hati dan mudah di serap apalagi dalam keadaan basah, sehingga hati dapat dengan cepat pula memproses dan mensuplai energi ke seluruh tubuh. Air putih sangat baik untuk membasahi usus untuk pertama kalinya setelah kosong dan kering sedari fajar.
Yang sangat dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa adalah
jenis-jenis makanan yang mengandung gula, zat cair yang mudah dicerna
oleh tubuh dan langsung cepat diserap oleh darah, lambung dan usus serta
air sebagai obat untuk menghilangkan dahaga.
Hal ini juga dapat di ambil sisi baiknya, karena setelah berbuka tentunya kita harus segera menunaikan shalat magrib sehingga kurma basah maupun kering dan juga air adalah menu berbuka yang pas agar perut tidak kekenyangan ketika menunaikan shalat magrib.
Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.


0 Response to "BUKA PUASA YANG BAIK"
Post a Comment